Qurbanisasi

"QURBANISASI”, QURBAN DARI YANG BERKECUKUPAN, KEPADA YANG MEMBUTUHKAN

Berbagi Cinta bersama Anak Yatim

Santunan bagi anak yatim dengan nuansa rekreasi yaitu Belanja Bareng Yatim

PKPU Bersama Warga Bersihkan Sisa Longsor

PKPU mengirimkan tim rescue untuk melakukan evakuasi

Pusat Pemulihan SEHATI “Sehatkan Keluarga dan Buah Hati Indonesia"

Pusat Pemulihan SEHATI merupakan salah satu dari program SEHATI yang dilaksanakan oleh PKPU Kota Semarang bersama PT. Phapros, Tbk di Kabupaten Semarang...

Berbagi Bingkisan Lebaran

PKKPU Berbagi Bingkisan Lebaran

Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Februari 2016

MARDI WALUYO WISUDA 13 TUKANG PIJAT



Yayasan Mardi Waluyo Semarang bekerjasama dengan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Cabang Semarang mengadakan acara Wisuda Pelatihan Pijat Aktif Program Inkubasi Kemandirian (PIK), Semarang (16/2/2016). Acara tersebut diselenggarakan di Kantor Yayasan Mardi Waluyo Semarang. Jalan Kyai Saleh No. 15 Semarang.

Diawali dengan sambutan – sambutan acara dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai, acara dihadiri oleh para penerima manfaaf sekaligus peserta wisuda, perwakilan dari Mardi Waluyo dan PKPU Semarang. Sebanyak 13 orang diwisuda dengan simbolis penyerahan sertifikat dan plang klinik terapis dengan sebelumnya selama 6 bulan mendapatkan pelatihan dan bimbingan.

Menurut Dr. Hadi wibowo, MMR selaku perwakilan dari Yayasan Mardi Waluyo menyatakan, kegiatan terapis ini sangat bermanfaat untuk masyarakat sekarang ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang mengalami gangguan muskuloskeletal atau gangguan otot syaraf. Namun ilmu kita harus selalu update, karena bidang ini terus berkembang”, tutur Dr. Hadi di sela – sela sambutannya.

Kegiatan terapis ini merupakan bentuk dari program Pusat Inkubasi Kemandirian (PIK) PKPU Semarang yang bertujuan mengadakan pelatihan – pelatihan dalam berbagai keterampilan untuk memandirikan ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut M. Miftahul Surur, selaku Kepala Cabang PKPU Semarang menuturkan program terapis ini tidak hanya mendampingi para penerima manfaat saja, namun juga berusaha untuk memberdayakan serta memandirikan.

“Terima kasih kepada Mardi Waluyo yang sudah mendukung 13 orang ini. Harapannya kami tidak hanya mendampingi mereka saja, namun bisa memberdayakan dan juga memandirikan. Oleh karena itu, kita buat forum terapis semarang dari agar ilmu mereka berkembang”, tutur Surur.

Selain itu, ucapan terima kasih dan testimoni diberikan oleh Bapak Slamet, suami dari Ibu Puji salah satu peserta terapis yang diwisuda.

“Terima kasih bapak dan ibu yang ada disini, kami hanya orang kecil, sehari – hari hanya jual sosis dan bakpau. Mudah – mudahan dengan kegiatan ini, hidup kami bisa lebih baik”, tutur Bapak Slamet. [abhy]

Sabtu, 19 Desember 2015

Motor untuk Bu Suliyah

Rasanya, airmata ini tak mampu saya tahan. Menahan rasa haru, menerima sebuah SMS yang masuk ke HP saya, di sela-sela perjalanan pulang saya selepas kondangan seorang teman di Cilacap hari Sabtu kemarin.

“Mbak, motor untuk Bu Suliyah sudah ada, mau diambil kapan?”  ujar donatur saya

Masyaallah..ini adalah SMS yang menggembirakan untuk saya. Mungkin teman-teman masih ingat, sebuah BC yang saya kirim terkait bantuan sepeda motor untuk Bu Suliyah, seorang peserta pelatihan terapi aktif pijat PKPU Semarang beberapa waktu yang lalu. Ibu Suliyah, yang memiliki keterbatasan (kakinya tidak normal karena terkena polio), namun memiliki semangat luar biasa.

Kata salah satu pendamping, pada saat wawancara beliau sampai menangis dan memohon untuk diterima. Harapannya sederhana, agar beliau memiliki ketrampilan dan bisa mandiri. Tak mengantungkan hidupnya kepada orang lain.

Dan itu cukup membuat saya tertegun..dan merasa tertampar, atas kekurang syukuran saya selama ini terhadap nikmat Allah yang Maha Sempurna. Ingatan saya kembali pada sebuah waktu, sebulan yang lalu.

11 Maret 2015
Saya kala itu, masih mengikuti rapat rutin bidang saya. Dan kebetulan, waktu itu kantor saya sedang maintenance kesehatan karyawan sekaligus praktek pelatihan terapi pijat aktif. Semua karyawan putri sudah selesai diperiksa dan selanjutnya dipijat dibagian yang terdeteksi sakit. Saya adalah peserta terakhir.

Memasuki ruangan khusus putri, saya diperkenalkan dengan Bu Suliyah ini. Senyum ramahnya masih sangat lekat dalam ingatan saya

“Maaf ya mbak, kalau pijatannya kurang enak. Saya baru pertama kali belajar dan tidak ada basic memijat” ujar beliau sambil memijat saya
”Tidak apa-apa ibu, ini sudah sangat enak bagi seorang pemula. Ibu mau, mijat dikost saya, nanti saya promosikan dengan teman-teman kost bu” jawab saya penuh semangat
” Ke kost ya mbak?” beliau terdiam
” Ibu ndak punya kendaraan nggih? Nanti saya antar jemput yaa? “  sambut saya
” Emmm...Saya tidak bisa berjalan mbak, saya khan cacat” jawab beliau

Deg...saya terdiam dan terpana...Astagfirullah, saya beristigfar atas kesalahan saya. Namun yang ada dalam pikiran saya saat itu adalah “apa yang bisa kami bantu untuk beliau, agar bisa mandiri”

Setelah pijat, saya berdiskusi dengan Pendamping program ini. Dan beliau menyampaikan, bahwa teman-teman pijat aktif..memang mempunyai rencana untuk memberikan beliau motor modifikasi, agar beliau lancar dalam beraktifitas ditengah kondisinya yang terbatas.

13 Maret 2015, 
saya memulai BC ke donatur dan teman-teman yang ada dalam kontak list saya. Ditengah BC program-program lainnya kala itu. Saya sempat bimbang dan merasa tidak enak sebenarnya, karena masih on proses jualan program lain yang cukup banyak. Namun akhirnya saya mantapkan diri. Saya hanya berkeyakinan “yang penting saya sudah menginfokan, ada yang donasi ataupun tidak, biarlah Allah yang menggerakan hati-hati mereka. Dan kewajiban saya sebagai seorang muslim sudah tertunaikan”

Berhari-hari mencoba menawarkan program Bu Suliyah. Dari donasi 11,5 juta untuk motor dan modifikasinya, saya diinfokan Bagian Keuangan bahwa donasi yang masuk baru sekitar 900rb. Tertegun dan menghela nafas..” Ya Allah..mudahkanlah..jika ini baik untuk kami..masih kurang banyak” doa saya waktu itu, disebuah siang usai sholat dhuhur”

Dan kini, Allah menjawab doa saya..doa Bu Suliyah..doa teman-teman Bu Suliyah dan lainnya. Selain rasa syukur pada Allah, ijinkanlah saya mengucapkan terimakasih kepada teman-teman semuanya. Atas doa dan supportnya. Atas ketidakbosannya menerima BC saya. Dan hanya Allah yang mampu membalas kebaikan kalian. Kini, hanya tinggal mencari biaya modifikasi saja..

Dari sini saya belajar, terkadang Allah menghadirkan orang-orang yang tidak sempurna, agar kita saling menyempurnakan. Karena hadirnya mereka, juga peluang kebaikan yang Allah tawarkan untuk kita.

Dari sini saya belajar, tugas kita hanya mengikhtiarkan..namun yang mewujudkannya adalah hak mutlakNya

Aahh..masih banyak yang harus saya perbaiki atas setiap niat yang ada. Tak sabar rasanya, melihat Bu Suliyah semakin mandiri dengan motornya. Senyum serta semangatnya akan terus menginspirasi bagi orang-orang yang mengenalnya. Termasuk saya yang kadang masih suka mengeluh dengan kondisi yang ada.

Dan kini, kabar tentang Bu Suliyah semakin membuat saya kagum. Beliau, dengan tongkat dan keterbatasannya, masuk dari pasar ke pasar menawari pijat dan “kerokan” para pedagang. Bukan pada rupiah yang beliau terima yang membuat saya kagum, tapi semangatnya untuk mandiri dan tak menengadahkan tangan mengharap iba membuat saya semakin salut. Semakin yakin, bahwa zakat bisa memandirikan orang2 seperti Bu Suliyah

Terimakasih Bu..Terimakasih atas telah mengajarkan kepada saya tentang semangat dan tak mengenal kata menyerah...

Oleh : Retno Widowati



Selasa, 21 April 2015

PERINGATI HARI KARTINI, PKPU SEMARANG LANTIK TUKANG PIJAT WANITA

Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) cabang Semarang mengadakan acara Peresmian Kllinik Mandiri Forum Terapis Aktif, Semarang (21/4/2015). Acara tersebut diselenggarakan di salah satu rumah warga, di Jalan Woltermonginsidi, Tlogopacing I, Tlogomulyo, Pedurungan.

Dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai, acara dihadiri oleh para penerima manfaaf sekaligus peserta terapis aktif, perwakilan dari PKPU Semarang dan warga sekitar. Acara diisi dengan pemberian plang klinik kepada empat peserta perempuan pelatihan, sebagai simbolik untuk memperingati Hari Kartini, pemberian plang klinik kepada seluruh peserta, pemberian donasi sepeda motor kepada Bu Suliyah, peserta terapis aktif yang menderita PWDs (Person with Disabilities), dan peresmian klinik.

“Saya berterima kasih sekali kepada PKPU, atas kesempatannya untuk bisa mandiri”, kata Bu Suliyah.

PKPU Semarang dalam upaya pemberdayaan ekonomi mandiri kaum dhuafa mengadakan program terapis aktif atau terapis pijat (tukang pijat). Dan acara peresmian klinik ini, merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang sebelumnya para peserta terapis aktif difasilitasi dengan pelatihan – pelatihan secara intensif.

Kepala Divisi Pendayagunaan, Subhanudin Nasrullah, mengatakan program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. “Terapis aktif yang notabene banyak dilakukan kaum pria, kami juga fasilitasi untuk para kaum wanita. Semoga bisa menjadi upaya kebangkitan ekonomi kerakyatan”, ujar pria yang akrab dipanggil Aan itu.

Sebagai rangkaian akhir dari program pelatihan tersebut, PKPU meresmikan klinik terapi kesehatan keluarga "FAZA". Klinik ini didirikan oleh Sofiyatun salah satu peserta pelatihan.
Sofi menyampaikan, setelah masa mendapatkan pelatihan, magang serta dilakukan pendampingan , motivasi untuk membuka klinik mandiri semakin kuat. "Meskipun saya dari nol, pelatihan dan magang yang diberikan PKPU aplikatif dan langsung bisa saya praktekkan", ungkapnya.

"Selain Sofi, ada 3 perempuan lain yang juga kita dorong untuk membuka klinik mandiri di rumah", ungkap Surur selaku  Kepala Cabang PKPU Semarang.

Surur berharap dengan momentum Hari Kartini, semakin banyak perempuan - perempuan yang berdaya, jika perempuannya berdaya maka negara akan berdaya pula.


Acara peresmian ini, diharapkan pula agar bisa menjadi bentuk sosialisasi, agar forum terapis aktif dapat semakin diterima oleh mayarakat Semarang serta meningkatkan kepercayaan diri para terapis untuk bisa lebih mandiri. (Abhy)

Selasa, 03 Februari 2015

PKPU Semarang Siapkan Terapis Handal dari Dhuafa



Semarang (1/2/2015) PKPU Semarang kembali menggelar program pemberdayaan masyarakat melalui Program Inkubasi Kemandirian (PIK). Adapun PIK yang diselenggarakan berupa pelatihan pijat aktif (akkrupresur inovatif) untuk para kaum dhuafa. Sebanyak 15 peserta yang terpilih mengikuti pelatihan, sebelumnya telah melalui sejumlah rangkaian seleksi, yaitu berupa seleksi admistratif,tertulis dan terakhir wawancara.
Suliyah, salah satu peserta disabilitas yang lolos dari seleksi peserta pelatihan, mengatakan bahwa sangat gembira ketika diberi kesempatan mengikuti pelatihan ini. Pelatihan 20 jam mahir pijat ini, dilaksanakan di LKP pijat aktif. Dan Ruruh Candra sebagai trainernya  juga menyampaikan bahwa trend kebutuhan pijat semakin lama akan semakin meningkat. Karena setiap orang yang bekerja pasti sering merasa capek, dan alternative efektif untuk menguranginya adalah dengan terapi pijat aktif.
Para peserta pelatihan juga difasilitasi dengan kurikulum lengkap yang sudah disiapkan oleh Ruruh Candra beserta pendampingan selama 6 bulan ke depan. Hal ini penting karena untuk memandirikan peserta pelatihan tidak cukup dilatih, tetapi juga perlu didampingi dan difasilitasi. Pada rencananya setelah pelatihan, seluruh peserta akan dikelompokkan menjadi sebuah forum, yaitu, Forum Terapis Aktif. Tujuan dibentuknya komunitas atau forum ini adalah harapannya seluruh peserta pelatihan dapat dimudahkan mendapatkan pesanan jasa pijat secara professional di berbagai event sosial maupun kemasyarakatan.

“Kami berharap program ini mampu memberikan dampak riil memandirikan masyarakat dhuafa yang berujung pada peningkatan kesejahteraan mereka”, Tutur Djoko Adhi, selaku ketua divisi ekonomi PKPU Semarang. (Abhy)






Minggu, 01 Februari 2015

PKPU Latih Dhuafa untuk Berwirausaha

Semarang, (18/1/2015) dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelola Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat (KUMM) terutama dalam mengembangkan usaha mikro,   PKPU Semarang adakan pelatihan peningkatan kapasitas pendamping dan pengurus KUMM di gedung pertemuan ruko permata Sriwijaya Semarang. Dari 75 Peserta yang diundang, merupakan perwakilan pengurus 30 KUMM se Kota Semarang, akan diberikan motivasi dan inspirasi oleh praktisi wirausaha di Kota Semarang.



Acara pelatihan ini dimulai pukul 09.00 – 15.00 WIB. Selain pengurus KUMM, acara ini juga akan dikuti oleh pendamping KUMM yang selama ini menjadi motivator dan motor penggerak kelompok. Materi yang akan disampaikan untuk pendamping KUMM adalah Kunci Sukses berwirausaha dan manajemen pengelolaan usaha mikro.

 Mereka tidak butuh teori, tapi asupan inspirasi dan motivasi dari orang – orang yang telah berhasil akan membuat mereka lebih tertantang mencoba berinovasi dalam usahanya”, ujar Djoko Adhi selaku Koordinator pendamping KUMM.
Pola pikir pragmatis dan pesimis oleh peserta dalam berwirausaha, perlu diarahkan menjadi ppara engusaha yang percaya diri dalam berwirausaha. Sehingga rasa takut menjadi seorang wirausaha semakin lama akan terkikis.
Dalam pelatihan ini juga disampaikan kurikulum pendampingan untuk tahun 2015 serta pengembangan KUMM berbasiskan kecamatan. Harapannya program KUMM kedepan semakin banyak memberi manfaat dan menjadi usaha kemandirian ekonomi bagi masyarakat miskin di Kota Semarang.

(Abhy)







 


PKPU Semarang dan LAZ PT. Indonesia Power Beri Modal Usaha Untuk Para Janda





Semarang, (28/1/2015) Bertempat di rumah Ibu Jamariyah, salah satu warga Kelurahan Purwodinatan Semarang Tengah, PKPU Semarang bekerjasama dengan mitra LAZ (Lembaga Amil Zakat) PT. Indonesia Power mengadakan seremonial penyerahan bantuan modal usaha kepada para janda setempat sekaligus peresmian kelompok usaha. Para janda tersebut merupakan binaan dari PKPU Semarang dalam program KUMM (Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat) untuk pemberdayaan para janda agar mandiri dalam berwirausaha.
“Semoga dengan adanya pengguliran dana ini semakin meningkatkan kesejahteraan ibu – ibu janda di kelompok Sumber Hasil”, Kata M. Miftahul Surur selaku Kepala Cabang PKPU Semarang saat mengisi sambutan.
Program KUMM untuk para janda di kelurahan Purwodinatan Semarang Tengah beranggotakan 15 orang dengan sejumlah profesi wirausaha. Yang diantara lain adalah usaha laundry, konveksi, kelontong, makanan dan minuman seperti jus, nasi, gorengan dan lain – lain. Rata- rata para anggota KUMM Janda yang dibentuk sejak 21 Desember 2014 lalu ini, masih menanggung biaya pendidikan bagi anak – anaknya selain untuk biaya hidup keluarga. Selanjutnya, KUMM Janda ini diberi nama “Sumber Hasil”, dengan harapan hasil usaha mereka semakin meningkat.
Siti Jamariyah misalnya,salah satu anggota KUMM Sumber Hasil yang ditinggal suaminya sejak 2007 ini, berusaha mengembangkan usaha konveksinya untuk membiayai hidup keluarga serta anak semata wayangnya sejak SD hingga kini bisa kuliah.
“Alhamdulillah,semoga dengan adanya bantuan modal ini bisa meringankan beban para janda di kelompok ini, kedepan juga bisa berkembang dan membantu janda-janda lain yang belum bergabung dan sangat membutuhkan bantuan modal untuk usahanya”, tutur Siti Jamariyah.
Semoga harapannya bantuan modal dan peresmian KUMM ini adalah awal untuk dapat mensejahterakan dan memandirikan para janda untuk dapat menghidupi dirinya dan keluarganya.

“Terima kasih PKPU dan Indonesia Power yang sudah memberikan modal tambahan, kami akan manfaatkan untuk membeli alat masak baru. Semoga rejekinya karyawan Indonesia Power tambah berkah”, tutur Ibu Rika salah satu dari anggota KUMM.

Selasa, 19 Agustus 2014

LAZIS PT PLN (Persero) JASA MANAJEMEN KONSTRUKSI GANDENG PKPU DALAM PENGELOLAAN ZAKAT KARYAWAN




LAZIS PT PLN (Persero) JASA MANAJEMEN KONSTRUKSI GANDENG PKPU DALAM PENGELOLAAN ZAKAT KARYAWAN

Semarang – LAZIS PT PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi menandatangani MoU dengan PKPU Semarang dalam program penyaluran zakat karyawan di bulan Ramadhan 1435 H (17/6). Sejumlah program disepakati bersama seperti penyebaran 500 paket program buka puasa, 150 program paket lebaran, 50 paket program Belanja Bareng Yatim, 50 paket program Pesantren Ramadhan untuk anak dhuafa/yatim, 100 paket peduli pengajar TPQ/Guru Ngaji, 1 paket Prosmiling dan 40 anak khitan massal.
“ Kami bekerjasama dengan PKPU Semarang dalam penyaluran Zakat karyawan dikarenakan kami yakin PKPU lebih tahu kantong-kantong kemiskinan/mustahik yang tersebar di Kota Semarang, sehingga penyaluran zakat kami bisa tepat sasaran. Ini merupakan kerjasama tahun kedua, tahun sebelumnya kami juga dengan PKPU dan alhamdulillah baik dalam pelaksanaan program sampai ke pelaporan “ ujar M. Mulki Wibowo selaku Ketua LAZIS PT PLN (Persero) Jasa Manajemen Kontruksi
“Terimakasih atas kepercayaan LAZIS PT PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi kepada PKPU Semarang dalam pengelolaan penyaluran dana zakatnya, semoga barakah untuk seluruh karyawan dan keluarga. Aamiin “ sambut M. Surur selaku Kepala Cabang PKPU Semarang
“ Untuk program kami bagi kedalam beberapa tahapan. Pra Ramadhan, Ramadhan dan Pasca Ramadhan. Untuk khitanan massal insyaallah akan dilaksanakan 22 Juni di Carefour DP Mall dan Program Kesehatan Masyarakat Keliling akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2014. Yang lain dilaksanakan dibulan Ramadhan dalam beberapa hari “ imbuh M. Surur
Dalam pengelolaan dana zakat dan infaq dimasyarakat memang dibutuhkan sinergi antar pihak agar dalam pelaksanaanya bisa berjalan maksimal dan tepat sasaran. Perusahaan anda ingin bergabung? Hubungi PKPU Semarang Hotline 024 70787578 atau datang ke Jl. Setiabudi No 70 Semarang (Retno/PKPU/Semarang)







Kamis, 31 Januari 2013

MENDULANG EMAS DI KAMPUNG ROB


    Istilah rob (air pasang laut) di Semarang memang sangat familiar di masyarakat, kondisi geografis Semarang yang berada di wilayah pesisir menjadikan Semarang menjadi kota langganan rob, terutama di kawasan dekat pantai atau pelabuhan.
    Kelurahan Kemijen salah satunya, kelurahan yang berada di utara Kecamatan Semarang Timur itu termasuk daerah yang menjadi langganan rob. Padat penduduk, kumuh dan kotor menjadi identik dengan wilayah rob.
    Meskipun demikian, masih ada sekelompok masyarakat yang sangat optimis melihat kondisi ini. Supardi Warno selaku ketua RW III bersama para pemuda karang taruna wilayah tersebut mencoba menginisiasi program pemberdayaan masyarakat dalam wujud Bank Sampah dan Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat (KUMM).
    Acara yang dilaunching pada Kamis 31 Januari 2013 dan dihadiri oleh Camat Semarang Timur beserta Lurah Kemijen ini, mendapat dukungan penuh oleh CSR PT.Indonesia Power UBP Semarang dan PKPU Semarang. Acara tersebut berlangsung di kantor Bank Sampah Al Hidayah Kampung Depo Indah RW 3 Kelurahan Kemijen.
     Supardi Warno, juga menyampaikan ucapan terima kasih pada semua pihak yang mendukung program ini. “Meskipun kami tinggal di daerah yang hampir tiap hari tergenang rob, tapi kami optimis ada yang bisa dioptimalkan dari kampung ini”, tambahnya.
    Bank sampah merupakan salah satu ikhtiar pelibatan masyarakat dalam peduli lingkungan, dan disisi lain juga dapat menambah dalam sisi ekonomi. Karena sampah rumahan seperti jenis anorganik, masih bisa didaur ulang dan dijual untuk memperoleh penghasilan. Sedangkan, KUMM itu sendiri adalah kumpulan beberapa masyarakat yang mengelola usaha bersama, khusus di kelurahan Kemijen yang akan mengelola produksi paving yang sudah pernah diinisiasi sebelumnya.

    " Saya berharap, program disini bisa memberi manfaat yang sebesarnya untuk masyarakat, mari kita dulang emas di kampung rob ini ", sambut M. Miftahul Surur Kepala Cabang PKPU Semarang.



Rabu, 16 Januari 2013

Pelatihan Teknisi Sepeda Motor, Gratis!!!



Dibuka Pelatihan Teknisi Sepeda Motor, Gratis!!! ... Peserta terbatas.

Pendaftaran dibuka sejak tanggal 14 Januari – 12 Februari 2013 di kantor PKPU Jalan SetiaBudi No.70 hari Senin-Jum’at Pukul 09.00-16.00, dengan Syarat: Foto Copy KTP/SIM yang masih berlaku, Foto Copy Ijazah Terakhir, Pas foto ukuran 3 X 4 Warna (3 Lembar), Materai 2 Lembar, Jaminan Ijazah Asli, Usia antara 18-30 Tahun, Belum Berkeluarga.

Info lebih lanjut bisa menghubungi PKPU di (024) 7477405



Rabu, 10 Oktober 2012

PKPU SEMARANG LAKSANAKAN PRO SMART





Semarang (10/10), PKPU Semarang melalui Divisi Ekonomi menggulirkan bantuan modal usaha kepada peserta Program Sekolah Mustahiq Entrepreneur Terpadu. Acara tersebut dilaksanakan di Graha Peduli PKPU Semarang Jl. Setia Budi No. 70 Semarang.

Program ini merupakan kerjasama Divisi Ekonomi dan Divisi Pendidikan PKPU Semarang yang pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pertama pemberian pelatihan dan ketrampilan pada peserta dan tahap yang kedua pengguliran bantuan modal usaha dan pendampingan yang diberikan kepada peserta terbaik. Bantuan modal yang diberikan berupa tools kit servis handphone, seperangkat komputer dan uang tunai.

Menurut Supriyadi Divisi Ekonomi PKPU Semarang, “kegiatan ini merupakan salahsatu bentuk program pemberdayaan yang diberikan kepada masyarakat, yang bertujuan untuk menciptakan pengusaha-pengusaha baru”.

Bagi para mitra dan donatur yang berminat 
mengembangkan program ini dapat menghubungi PKPU Semarang, Jl. Setiabudi 70 Semarang Telp. 024-70787578. (Supri/MEE/PKPU)





Senin, 30 April 2012

PKPU Bentuk KUMM Camar


Kudus – Menindaklanjuti asessement para pedagang wanita di Kelurahan Singocandi Kudus oleh tim survey PKPU Kudus, Jumat 27 April 2012 kemarin PKPU Kudus melaunching KUMM (Kelompok Usaha Masyarakat Mandiri) Camar (Candi Makmur Sejahtera).

Bantuan modal sejumlah Rp. 5,3 Juta yang diberikan kepada 6 orang anggota KUMM Camar ini nantinya akan digunakan secara bergulir dan akan digunakan untuk menambah modal usaha mereka, meliputi warung kelontong, jualan sayur keliling, jualan buah-buahan pasar, agen air mineral galon, dan pembuatan batu bata.

Acara yang dilaksanakan di rumah pendamping lokal, M. Zaeroni yang juga selaku ketua RT 01 RW 01 Desa Singocandi ini berlangsung cukup lancar. Dalam acara tersebut dilakukan juga pengguliran dana kepada para anggota.

“Saya atas nama anggota dan warga Desa Singocandi menyambut baik maksud PKPU dengan adanya KUMM Camar ini. Dan mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya karena telah mempercayakan program ini di tempat kami.” Ujar M Zaeroni disela-sela sambutannya.
Tak hanya menggulirkan bantuan dana saja, PKPU juga memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada para anggota tiap satu bulan sekali berbarengan dengan angsuran pinjaman sesuai kesepakatan kelompok sebelumnya.

Semoga bantuan yang telah diberikan dapat bermanfaat dan mampu meningkatkan perekonomian mereka. Bagi para donatur yang tergerak ingin memberikan bantuannya melalui PKPU dapat menghubungi kantor PKPU KCP Kudus Jl Jepara N0. 421 Prambatan Lor Kaliwungu Kudus, transfer rekening BMI 0000.81.2827 an. PKPU. Selain itu, dapat dilakukan jemput donasi via telpon di nomor (0291) 3304337 atau 085326080808 (call center). (PKPU/Pandu/Kudus)




Selasa, 17 April 2012

PKPU-Phapros Tbk Adakan Pelatihan Kewirausahaan untuk KUMM

SEMARANG - Untuk meningkatkan penjualan dan kapasitas keilmuan dalam berwirausaha, PKPU Semarang adakan pelatihan kewirausahaan di gedung pertemuan Avicena PT Phapros Semarang, Kamis (12/4/2012) mulai pukul 09.00-15.00 WIB.

Pelatihan bertajuk “Mau Kaya, Ayo Wirausaha” merupakan rangkaian pendampingan Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat (KUMM) PKPU agar mereka semakin bersemangat dalam menjalankan wirausaha.

“Mental mereka perlu diasah secara terus-menerus agar pengelolaan wirausaha mereka semakin baik. Selama ini mereka mengganggap bahwa berjualan adalah mendapatkan keuntungan dan bisa dibuat  untuk makan saja,” ujar Supri, koordinator pendamping KUMM.

Pola pikir mereka perlu diarahkan menjadi orang yang percaya diri dalam berwirausaha. Sehingga rasa takut menjadi seorang wirausaha semakin lama terkikis. Antusiasme peserta sangat luar biasa dalam mengikuti pelatihan ini.

Mereka sharing dengan pembicara tentang kendala-kendala wirausaha yang mereka hadapi selama ini. “Bagaimana cara meningkatkan penjualan ya, karena selama ini keuntungan saya gak signifikan,” kata Ani salah seorang peserta pelatihan saat sesi.

Semoga pelatihan ini memberi kemanfaatan bagi binaan PKPU dan PT Phapros serta meningkatkan kepahaman mereka dalam mengelola wirausaha. Informasi pengembangan program, dapat menghubungi PKPU Semarang Jl Setiabudi 70 Semarang Telp. 024-70787578 untuk personal atau 081904342280 bagi corporate. (PKPU/Musyafa/MEE/Semarang)





Senin, 16 April 2012

PKPU Adakan Rembug Warga Untuk IVC

SEMARANG - Setelah mengadakan pelatihan kewirausahaan, hari Kamis (12/4/2012), Tim PKPU adakan rembug warga di Tanggul Asri RT 7 RW II Kelurahan Pedurungan Kidul Kecamatan Pedurungan. Rembug warga ini sebagai tanda “kula nuwun” PKPU untuk mengadakan program IVC (Indonesian Village Care).

Sebelumnya, tahun 2010 PKPU sudah melakukan intervensi program Komunitas Hijau. Antusiasme warga terhadap program ini luar biasa sehingga program ini cukup sukses. Rasa nyaman, asri, tertata rapi lingkungannya sangat dirasakan oleh warga setempat.

Sehingga PKPU mempunyai inisiatif untuk membuat program lanjutan berupa ICV (Indonesian Village Care). Program IVC ini merupakan gabungan dari beberapa program PKPU yaitu Kesehatan, Ekonomi dan Pendidikan.

Ucapan terima kasih diberikan Ketua RT 007 RW II Pak Agus kepada PKPU. “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada PKPU yang telah memberdayakan warga kami. Sehingga lingkungan kami semakin tertata, sampah dibuang pada tempatnya dan lain-lain,” katanya.

Kegiatan rembug warga ini disambut baik oleh warga setempat. Mereka sangat mengharapkan program-program PKPU lanjutan dilakukan seperti tahun kemarin, sehingga kesehatan, ekonomi dan pendidikan warga semakin meningkat.  

Bagi para mitra dan donatur yang berminat mengembangkan program ini dapat menghubungi PKPU Semarang, Jl Setiabudi 70 Semarang Telp. 024-70787578 untuk personal atau 081904342280 bagi coorporate. (PKPU/Musyafa/MEE/Semarang)



suasana rembug warga

Selasa, 10 April 2012

Sukseskan "Gerdu Kempling", PT. Phapros, Tbk-PKPU Launching KUMM


Semarang- Sekitar lima belas anggota KUMM binaan PKPU Semarang-Phapros telah bersiap menanti kedatangan perwakilan dari Phapros, Simongan, Semarang. Mereka warga dari kelurahan Ngemplak, Simongan yang akan menerima bantuan kucuran dana modal untuk pengembangan usaha. Usaha yang sudah mereka rintis bervariatif, diantaranya bengkel sepeda, produksi kerupuk dan pangsit, konveksi, penjualan makanan, barang bekas, dan lain-lain.

Selasa siang kemarin (10/04/12) jam 9.00 sampai jam 12.00 dilangsungkan acara peresmian Program Pemberdayaan Ekonomi dalam rangka mendukung program pemerintah “Gerdu Kempling” untuk menanggulangi kemiskinan dan pengangguran di kota Semarang. Hadir pada acara ini Pak Pranyoto (Lurah Ngemplak, Simongan), Pak Sutiyono (Direktur Keuangan Phapros), Pak Taufan (Direktur PKPL Phapros), dan Pak Haryono (Pimcab PKPU Semarang). Acara ini merupakan kerjasama program kerja dari Divisi Ekonomi PKPU Semarang dengan program CSR Phapros Semarang. Pak Haryono, Pimcab PKPU Semarang.

KUMM sebelumnya ditambah ini maka ada 55 orang binaan KUMM PKPU Semarang-Phapros. Bapak Ibu akan diberikan fasilitas, bantuan alat dan modal usaha. Setelah ini akan ada pelatihan dan pendampingan dari Divisi Ekonomi PKPU Semarang. Mudah-mudahan antar anggota dalam kelompok bisa saling membeli. Kemudian kami juga meminta komitmen Bapak Ibu ketika diminta datang, ketika waktunya untuk mengangsur, mohon bisa ditepati. Pinjaman yang Bapak Ibu kembalikan ini bukan untuk kami, PKPU, tetapi nanti untuk giliran KUMM berikutnya.” papar Pak Haryono dalam sambutannya.

“Bapak Ibu kira-kira rela tidak kalau Phapros tidak berada di Semarang ini lagi? Mboten njih. Maka dari itu, bapak ibu harus memahami bahwa ini adalah kerjasama. Tanpa njenengan maka bapak-bapak dari Phapros ini tidak akan bisa menunaikan kewajibannya. Kita diminta Allah SWT untuk bisa berbagi.” imbuh Pak Pranyoto.

Dalam pengarahan yang diisi oleh Pak Sutiyono, Bu Juariyah, salah seorang anggota binaan yang memiliki usaha kerajinan sulam menanyakan apakah bisa memasarkan usahanya masuk ke dalam koperasi Phapros. Menanggapi hal tersebut, Pak Taufan, selaku perwakilan dari Phapros langsung memberikan lampu hijau.

“Setelah ini kami akan menengok generasi pertama KUMM binaan PKPU Semarang-Phapros yang sudah kami lepas, untuk mengetahui kira-kira ada permasalahan apa yang dapat kami bantu.”, kata Pak Sutiyono.

Bagi para mitra dan donatur yang berminat mengembangkan program ini dapat menghubungi PKPU Semarang, Jl Setiabudi 70 Semarang Telp 024-70787578 untuk personal atau 081904342280 bagi coorporate. (PKPU/Aisyah/Semarang)





Sabtu, 31 Maret 2012

Pelatihan Ketrampilan untuk Anggota KUMM PKPU

SEMARANG - PKPU Semarang melalui Divisi Ekonomi, memberikan pelatihan keterampilan daur ulang sampah plastik dengan metode menganyam kepada anggota KUMM (Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat) binaan PKPU. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (29/3/2012) bertempat di Aula Mushola Al Firdaus Kampung Tanggil Asri Pedurungan Kidul pukul 13.00-16.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota KUMM An Nisa dan warga masyarakat. KUMM An Nisa merupakan salah satu kelompok binaan PKPU yang memiliki fokus kegiatan pada daur ulang sampah plastik. KUMM An Nisa beranggotakan ibu-ibu yang tinggal di sekitar wilayah Kampung Tanggul Asri.

Pelatihan ini dilatih oleh Ibu Ripto dan Ibu Mardi, beliau merupakan Mitra Peduli PKPU Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ketrampilan kepada anggota KUMM khususnya dalam hal ketrampilan mendaur ulang sampah plastik dengan metode menganyam.

Metode ini dipilih karena dengan metode menganyam tidak diperlukan banyak peralatan hanya membutuhkan kertas koran bekas, gunting dan isolasi tetapi menghasilkan barang kerajinan yang bernilai tinggi.

Menurut Supriyadi, Divisi Ekonomi PKPU Semarang, “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari program pendampingan yang diberikan kepada anggota KUMM (Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat) binaan PKPU”. “Kegiatan pendampingan berlangsung setiap satu bulan sekali dengan agenda setiap pertemuannya adalah penyampaian materi yang berbeda setiap bulannya, berbagi pengalaman usaha, evaluasi kegiatan usaha yang dilakukan anggota,” kata Supriyadi.

Bagi para mitra dan donatur yang berminat mengembangkan program ini dapat menghubungi PKPU Semarang, Jl Setiabudi 70 Semarang Telp 024-70787578 untuk personal atau 081904342280 bagi coorporate. (PKPU/Supri/MEE/Semarang)




Selasa, 20 Desember 2011

PT. Phapros Bekerjasama dengan PKPU Semarang Launching 4 KUMM

Semarang- PT. Phapros bekerjasama dengan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU Semarang melaunching program pemberdayaan ekonomi pada Selasa (20/12) bertempat di aula Dekopinwil JL. Pamularsih No. 68 Semarang. Launching tersebut dihhadiri oleh direktur keuangan  PT.Phapros Sutiyono,SE, Dinas Sosial Provinsi dan Dinas Koperasi dan UKM, Lurah Ngemplak Simongan Praynoto dan Perwakilan Kecamatan Semarang Barat.